Hot!

Solitude



padahal telah kutemukan sebuah taman bunga di pelupuk matanya. tepat di keningnya aku masih mengingat-ingat tentang ciuman yang belum lagi ranum. tapi dia adalah sebahagian dari lempengan mimpi. waktu yang membiarkan kami diam-diam menanami perjalanan dengan puisi-puisi yang belum sempat terbaca. cinta tak lagi sombong, tidak seperti ketika malam menetes-netes. tidak lagi sebagaimana pagi dulunya mengembun di muka jendela.

Bulukumba, 31 Maret 2009

2 apresiator:

  1. apakah ini puisi ttg cinta yg blum disampaikan? hanya mengagumi diam2? hahaha...

    BalasHapus
  2. he he he, cuma sepercik ingatan.

    BalasHapus