Hot!

yang masih tercecer


Ladang Puisi

-buat Tantri

terimakasih telah mencuri sekuntum puisiku di sebuah larut malam. tapi tidak usah mengembalikannya. cukuplah rinai-rinai hujan di matamu yang bunga.
yang bidadari. grafity di tembok kota. musik hingar di kamar kost. sejumput matahari yang diletakkan seseorang di muka pintu rumahmu. kertas-kertas lusuh yang urung jadi naskah. terimakasih buat gitar banjonya john lennon. pasti kamu masih menguber-uber salah satu manuskrip asli goresan tangan shakespeare. tapi kapan kau kabarkan lagi cerita tentang matamu yang bunga
? masih aku mengajakmu menanami ladang puisi yang dulu.

Bulukumba, Jumat 3 april 2009

0 apresiator:

Posting Komentar