Hot!

Helvy Tiana Rosa, Penulis dan Motivator Menulis Bagi Para Penulis


Menjadi penulis mungkin salah satu pilihan yang biasa. Tapi adalah hal yang tidak biasa jika memilih untuk menjadi motivator menulis agar orang yang berbakat menulis benar-benar menjadi penulis. Itulah yang dilakukan oleh Helvy Tiana Rosa, salah seorang sastrawan perempuan di republik ini yang lahir di Medan, 2 April 1970. Kesibukannya sehari-hari adalah motivator menulis, editor dan dosen di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta. Helvy menyabet gelar sarjana sastra dari Fakultas Sastra UI. Gelar magister diperolehnya dari Jurusan Ilmu Susastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia.

Helvi pernah menjadi Redaktur dan Pemimpin Redaksi Majalah Annida (1991-2001). Pada tahun 1990 mendirikan Teater Bening di kampus FSUI yang seluruh anggotanya adalah perempuan. Helvy merupakan pendiri dan Ketua Umum Forum Lingkar Pena/ FLP (1997-2005), sebuah forum penulis muda beranggotakan lebih 7000 orang yang tersebar di 125 kota di Indonesia dan mancanegara. Bersama teman-temannya di FLP, ia mendirikan dan mengelola “Rumah baCA dan HAsilkan karYA” (Rumah Cahaya) yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Selama 11 tahun keberadaannya, bekerjasama dengan puluhan penerbit, FLP telah meluncurkan lebih dari 1000 judul buku. Karena kegiatannya The Straits Times dan Koran Tempo menyebut Helvy sebagai Lokomotif Penulis Muda Indonesia (2003).

Salah satu puisi Helvy, Fisabilillah menjadi Juara Lomba Cipta Puisi Yayasan Iqra, tingkat nasional (1992), dengan HB Jassin sebagai Ketua Dewan Juri. Cerpennya Jaring-Jaring Merah terpilih sebagai salah satu cerpen terbaik Majalah Sastra Horison dalam satu dekade (1990-2000). Lelaki Kabut dan Boneka mendapat Anugerah Pena sebagai Kumpulan Cerpen Terpuji (2002), sedangkan Bukavu masuk seleksi Long List Khatulistiwa Literary Award 2008. Sederet prestasinya yang lain di antaranya: Ikon Perempuan Indonesia versi Majalah Gatra (2007), Wanita Indonesia Inspiratif versi Tabloid Wanita Indonesia (2008), Tokoh Perbukuan IBF Award IKAPI (2006), Tokoh sastra Eramuslim Award (2006), Penghargaan Perempuan Indonesia Berprestasi dari Tabloid Nova dan Menteri Pemberdayaan Perempuan RI (2004), Ummi Award dari Majalah Ummi (2004), Muslimah Berprestasi versi Majalah Amanah (2000), Muslimah Teladan versi Majalah Alia (2006), dll. Sastrawan yang juga nominator Indonesia Berprestasi Award XL 2007 Bidang Seni Budaya ini, sering diundang sebagai pembicara dalam berbagai forum sastra dan budaya di dalam dan luar negeri.

Helvy Tiana Rosa dapat disebut sebagai salah satu pelopor sastra Islam kontemporer di Indonesia. Namun Beberapa karya Helvy, gaungnya justru lebih terdengar di luar negeri melaui terjemahan ke beberapa bahasa, seperti Arab, Perancis, Inggris dan Jepang. Menelusuri karya-karya Helvi diakui oleh para penikmatnya mampu menggugah rasa kemanusiaan pembacanya. Sebahagian besar diolah dalam bingkai sastra Islami. Putu Wijaya bahkan menyebut, karya Helvi adalah sastra zikir dan meditasi.

12 apresiator:

  1. Helvy Tiana rosa..Menjadi penulis mungkin salah satu pilihan yang biasa. Tapi adalah hal yang tidak biasa jika memilih untuk menjadi motivator menulis agar orang yang berbakat menulis benar-benar menjadi penulis.Sungguh pilihan yg sangat bijak.Wah luar biasa sekali beliau.
    Untuk mas ivan terimakasih atas sharingnya.

    BalasHapus
  2. Makin mantap van rekam jejak disini. Menjadi motivator bagi calon penulis, jelas pilihan yang baik (dari berbagai segi)juga.

    BalasHapus
  3. wah, hebat ya. tapi saya blm pernah baca karyanya nih.

    BalasHapus
  4. Saya juga ingin sekali bisa menjadi seorang penulis

    BalasHapus
  5. ao mas ivan,...yah nih mbak helvi emang keren...dulu saia juga pernah gabung di flp tpi saya cuma beberapa bulan hehehe cuma ikut training kepenulisan ajah...kbtulan ketua flp sumsel kk tngkat saya waktu jd wartawan dulu hehehehe...flp mang keren deh........
    salam hangat
    -joni-

    BalasHapus
  6. ao mas ivan,...yah nih mbak helvi emang keren...dulu saia juga pernah gabung di flp tpi saya cuma beberapa bulan hehehe cuma ikut training kepenulisan ajah...kbtulan ketua flp sumsel kk tngkat saya waktu jd wartawan dulu hehehehe...flp mang keren deh........
    salam hangat
    -joni-

    BalasHapus
  7. motivator buat penulis ;) tetep semangat. semoga contoh yg baik seorang penulis bisa jd contoh dan dikembangkan.

    BalasHapus
  8. aku pernah membaca salah satu bukunya dan dia memang penulis yang menginspirasi banyak penulis muda.salam kenal

    BalasHapus
  9. @ ateh75, test dulu he he..motivator banyak macamnya. Mbak Latifah sbg blogger juga menunjukkkan dedikasi sbg seorang motivator menulis bagi banyak blogger2 lain lho.
    @ Newsoul, bunda Ely juga seorang motivator.
    @ irmasenjaque, wah biasa saja kok.
    @ Sang Cerpenis bercerita, semoga ada waktu untuk ngebacanya nanti mbak Fanny.
    @ Distance Learning, anda sbg blogger sudah menjadi seorang penulis handal. Blog anda membuktikan itu.
    @ Joni-Joni-Joni, wah pantesan puisi2 joni hebat2 tuh..ternyata alumnus FLP ya!
    @ Awal Sholeh, pantang mundur, kang h he thanks apresiasinya ya.
    @ lintang, salam kenal balik. Salam persaudaraan dari Sulsel.

    BalasHapus