Hot!

Balla' Lompoa in Bonthain


Hampir di tiap daerah di Indonesia terdapat istana raja yang merupakan warisan dari para raja zaman dahulu kala. Di wilayah Sulawesi Selatan, dikenal istana para raja dengan sebutan Balla' Lompoa di Kabupaten Gowa yang merupakan tempat bermukimnya raja-raja Gowa pada zamannya. Demikian halnya dengan Balla' Lompoa Bantaeng, merupakan tempat bermukim para raja Bantaeng dahulu kala. Salah satu obyek wisata yang dapat dikunjungi para wisatawan bila berkunjung ke Bonthain.

Balla' Lompoa berarti Rumah (Balla') Besar (Lompoa/Lompoa). Layak disebut besar karena ukurannya yang terbilang amat besar dibandingkan rumah lainnya. Mungkin saat ini tidak patut lagi disebut besar karena telah banyak bangunan/rumah yang lebih besar dari Balla' Lompoa. Namun, di zamannya tidak ada yang mampu menyaingi kebesarannya.

Ukurannya mencapai 1.617 Kilometer persegi, jumlah tiangnya pun tak lazim. Puluhan tiang menyangga rumah tersebut menjadikannya lebih besar dan tinggi dibanding bangunan disekitarnya. Kemegahannya mencerminkan kekuasaan yang dipegang sang raja.

Balla' Lompoa di Bonthain banyak dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Kedatangannya tidak sekedar melihat bangunan dari luar. Namun, lebih untuk melihat peninggalan apa saja yang tersimpan di rumah tersebut. Banyak barang bersejarah peninggalan Raja-raja Bantaeng masih tersimpan rapi disana. Misalnya Badik, Selendang, Gong, Guci, Lipa' (Sarung), Alat Dapur, Tempat Tidur, Pedang dan sebagainya.

Keseluruhan alat dimaksud dijaga dengan baik oleh seorang Pinati (Penjaga) yang ditugaskan oleh pewaris kerajaan. Pinati ini semacam Sejarahwan yang mengetahui benar seluk-beluk sejarah Bonthain, termasuk kisah Balla' Lompoa dan isinya. Oleh pihak pewaris kerajaan, tiap tahunnya dilakukan pencucian benda-benda pusaka. Kegiatan ini lazim disebut dengan Accera' Kalompoang.

Bila anda berniat berkunjung ke Bonthain, mampirlah sejenak di Balla' Lompoa sebelum mengunjungi obyek wisata lainnya. Letaknya di Jl. Dr. Ratulangi Kelurahan Letta Kecamatan Bantaeng. Amat mudah menemukannya karena lokasinya amat strategis di lintasan poros Makassar-Bantaeng-Bulukumba.

26 apresiator:

  1. Aku datang membawa lagu ciptaan ku...semoga kawan senang..mohon komentar nya ya..

    BalasHapus
  2. ini lebih ringan van kalau yang lama wah berat sekali apalagi untuk koneksi aku yang cuma modem cdma wih harus nunggu lama tapi kalau ini lancar deh

    BalasHapus
  3. makasih, nambah referensi kata "Balla' Lompoa" :)

    BalasHapus
  4. salam hangat!

    jadi inget tempat lain liat poto itu.. :)

    BalasHapus
  5. blm pernah ke sulawesi mbak...hehe

    BalasHapus
  6. Huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaa........mas ivan!!! jadi tambah pingin ke Sulawesi!!!!

    BalasHapus
  7. Balla' Lompoa!!!! semoga tidak tinggal sejarah!!! tambah satu tujuan wisata!!! hihihi......kapan bisa kesana

    BalasHapus
  8. wuiiihh jadi pengen tau rumah raja Balla Lompoa nih sob. Pasti klo rumah raja emang gede banget kali ya n megah. Tetapi mudah2an ini teteap terjaga kelestariannya sehingga bisa jadi aset dan sumber wisata bagi kita dan turis asing. thank sob

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. sekali2 pengen kesana ah.. saat liburan.. salam kenal..

    BalasHapus
  11. Oh wajah baru nih bro?moga aku nanti bisa kesana suatu saat.

    BalasHapus
  12. Wahhh... baju baru nich... makin keren aja...

    BalasHapus
  13. templatenya ganti? hmm berkesan lebih futuristik :) good.
    buset, gede banget tu rumah..ckckck.

    BalasHapus
  14. Seandainya aku bs kunjung kesana, pengen bgt msk rumah bsr dr kekayuan spt itu, pasti beda ya.

    BalasHapus
  15. Semoga suatu saat aku bisa datang ke Balla Lompoa. Amin....

    BalasHapus
  16. Udah lama tak mampir kesini... ternyata bajunya ganti ya..? Headernya keren lho..

    BalasHapus
  17. Semoga tetap terjaga sebagai saksi sejarah kebesaran di masa lalu.....Tidak seperti Masjid Raya Pekanbaru, situs sejarah yang talah punah.....

    # Ganti baju baru bro..?? S I P

    BalasHapus
  18. mas Ivan, awardnya udah saya pasang..maaf telat ya..

    BalasHapus
  19. -_-_-_-_-_-_-Cosmorary-_-_-_-_-_-_-
    *******Salam ‘Blog’!!*******
    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

    Daeng Ivan.
    Wah,,gede banget??? 1.617 km??
    Patutlah sebagai salah satu lokasi kunjungan para wisatawan dan budayawan..
    Dunia harus tahu tuh!!!
    BTW, Julukan penjaga barang-barang peninggalannya lucu ya, Pinati, kiraen Pinalti. Hehehehehe..
    Oh ya, kalau daeng Ivan, pernah berkunjung ke sana tidak???

    -_-_-_-_-_-_-Cosmorary-_-_-_-_-_-_-

    BalasHapus
  20. baru tahu templatenya ganti... lebih keren bang ivan

    BalasHapus
  21. benar, jaman sekarang sudah banyak rumah-rumah yang besarnya hampir menyerupai gedung 10 tingkat. namun seninnya masih belum banyak yang bisa mengalahkan seni-seni dari rumah2 jaman dulu kala.

    BalasHapus
  22. visit Balla' Lompoa in Bonthain
    contact me n' will be travel with friends

    BalasHapus
  23. i love bonthain "small but beutifull"

    BalasHapus