Hot!

Hujan Kali Ini


semestinya rindumu bertangkupan dengan musim hujan
kali ini.
dawai-dawai gitarmu juga  tidak sedang memainkan malam yang murung 
dan pecah.
tidak sengaja aku menuliskan sajak  selama berhari-hari
hanya untuk mengutip sedikit kalimat yang pernah kau  titipkan 
di bawah hujan, "akhirnya tak ada yang bisa membaca arah angin,"
katamu 
untuk musim berikutnya.


bulukumba, 28 april 2010


20 apresiator:

  1. masih merenungkan artinya :)

    BalasHapus
  2. Yang Pertamax Sudah di Amankan Orang

    BalasHapus
  3. Musim hujan yang slalu hadirkan rindu...diiringi indahnya rinai hujan...

    BalasHapus
  4. Rinai hujan telah membawa hati dalam kerinduan yg dalam ya Bang.

    BalasHapus
  5. Puisinya singkat... tapi indah. ^_^

    BalasHapus
  6. Hujan selalu mengingatka aku pada sebuah peristiwa
    yaitu : kehujanan
    ya iyalahhhh

    BalasHapus
  7. nggak bisa ngomong apa-apa! kereennn banget bang! hhm....sayangnya sudah masuk bukan April! musim kemarau!

    BalasHapus
  8. hujan memilik suatu romantisme tersendiri bagi kita :)
    dan didalam hujan ku selalu dendangkan tarian untuk menunggumu
    *hiaaahhh* :D

    BalasHapus
  9. Sudah 3 kali saya baca, tapi kenapa saya belum paham juga maksudnya ya.. *terlalu lemot untuk puisi*

    BalasHapus
  10. Puisi yang sangat indah van... meskipun gak tau apa maksudnya... hahaha...

    BalasHapus
  11. Keren puisinya bro.Musim berikutnya musim apa?musim semi ya?pepohonan tumbuh subur dan dan hijau.Semoga saja,arah angin katanya seperti itu.

    BalasHapus
  12. Sedikit sekali yang bisa membaca arah angin, sobatku
    Hanya mereka yang menyelam kedalam samudra hati yang akan menemukan dasar nurani

    BalasHapus
  13. Telah kukenali hembusan angin
    Telah kupahami percikan hujan
    Namun masih juga kutanyakan tentang matahari
    yang entah kapan datang menyinari

    BalasHapus
  14. ciamik tipografinya.. :-)

    BalasHapus
  15. mungkin sudah jarang pawang ujan yang handal ea. he

    BalasHapus
  16. kini angin sendiri malah bingung,kehilangan arahnya...

    BalasHapus
  17. hujan kali ini kota q banjir sob......

    BalasHapus
  18. Saya suka puisi2 nya mas, Sumpah...! Kalo boleh kapan2 saya kumpulin, mau diposting di blog saya untuk kategory kumpulan puisi pendek. Tentunya dengan menyertakan link ke blog ini.

    Mungkin nanti judulnmya "Kumpulan Puisi Pendek Karya IVAN KAVALERA" hehe

    BalasHapus
  19. saya senang puisi dan hujan,
    hujan dan aroma tanahtanah yang basah karenanya :)

    blog dengan wajah baru rupanya :D

    BalasHapus
  20. saya bermalam minggu di Losari dengan puisi ini

    dan saya happy

    have a nice weekend

    BalasHapus