Hot!

Rambu Solo' di Lovely December Tanah Toraja


Even tahunan "Lovely December" di Tanah Toraja Sulawesi Selatan yang digelar 27-31 Desember menghabiskan Rp5,5 miliar APBN dan Rp500 juta dari APBD Sulsel.

Pesta budaya paling bergengsi di penghujung tahun 2012 ditandai pesta Rambu Solo' salah satu warga Makale yang akan digelar secara akbar. Lebih 200 wisatawan asing siap hadir menyaksikan berbagai atraksi budaya khas Sulsel di ajang tersebut.

Rambu Solo’ akan semakin meriah jika yang meninggal adalah keturunan raja atau orang kaya. Jumlah kerbau dan babi yang disembelih menjadi ukuran tingkat kekayaan dan derajat mereka saat masih hidup. Di Tondon Kecamatan Tondon Nanggala Anda bisa menyaksikan upacara Rambu Solo yang meriah.

Rambu Solo'  (Foto: torajacybernews.com)
Pembangunan makam bagi keluarga yang meninggal dan penyelenggaraan Rambu Solo’ biasanya menelan dana ratusa juta rupiah hingga miliaran. Tak heran, karena banyak sekali ritual adat yang harus mereka jalankan dalam prosesi pemakaman tersebut.

Salah satu Rambu Solo’ yang besar, berlangsung hingga tujuh hari lamanya. di Tondon sekitar lima kilo meter jaraknya dari ibukota Kabupaten Toraja Utara yakni Rantepao, Yang seperti itu disebut Dipapitung Bongi. Hewan yang harus dipotong saja tak kurang dari 250 ekor, yang terdiri dari kerbau dan babi. Dagingnya akan mereka bagikan kepada penduduk desa sekitar yang membantu proses Rambu Solo’.

Acara Rambu Solo dari Keluarga Ne' Penang yang merupakan keluarga besar di Desa Tondon yang diadakan dari Tanggal 15 sampai sekarang yang telah mengundang sejumlah keluarga yang tersebar di seluruh Indonesia, mereka berkumpul melaksanakan ritual adat pesta penguburan orang tuanya yang meninggal.

4 apresiator:

  1. busyet di daerah orang lain masih ada adat yang kayak gini,lama bener ya 7hari7malam,dananya juga cukup meng"wah"kan gan

    BalasHapus
  2. berkunjung... Sudah lama tidk mampir ke blog mas ivan... :D

    Eh mas.. Ini hostingnya masih di blogger ya..?? Kalo ia aktivin mode mobile bloggernya ya... hehehehe...

    BalasHapus
  3. waaaww, dana yang dikeluarkannya bisa mencapai ratusan milyar. padahal untuk prosesi pemakaman.
    sungguh acara adat yang unik.

    BalasHapus
  4. Ghmm...salah satu rencana yang tidak bisa terlaksana tahun ini...lovely december di toraja...padahal kemarin udah dekat dari toraja...cuman butuh 4 jam lagi untuk samapai ke sana...mudah2an tahun depan bisa terwujud..heheh

    Toraja salah satu tempat tujuan wisata di sulawesi selatan...teman2 banyak orang toraja...dan harus saya akui..mereka memang betul2 kuat dalam menjaga adat..saluttt...

    BalasHapus