Hot!

Makhluk-makhluk Aneh Krisna Widiathama


Apa yang terjadi jika seorang profesor melakukan kesalahan ketika membuat resep atau formula? Hasilnya adalah makhluk-makhluk aneh, ganjil, berfigur lucu tapi juga menyeramkan.

Profesor yang salah membuat resep itu hanyalah pikiran nakal perupa Krisna Widiathama, 27 tahun. Alumnus seni grafis Institut Seni Indonesia Yogyakarta tahun 2009 ini membayangkan profesor, salah satu tokoh komik popular Puff Girl, melakukan kesalahan ketika meramu resep untuk menciptakan anak-anak yang baik.

Maka, lahirlah figur-figur aneh pada lukisan berjudul Falled Recipe to Making Good Girls, pada pameran tunggalnya bertajuk “Dark Sayings, Long Life Disorderly” di Tembi Contemporary Gallery, Bantul, Yogyakarta, sepanjang 22 Juni – 13 Juli 2010. Figur aneh itu berupa tiga sosok gadis bermata besar dengan potongan rambut poni atau dikepang.

Sekilas, gadis-gadis itu tampak lucu dengan rambut poni dan mata besarnya. Namun, mereka berubah menjadi sosok yang menyeramkan dengan mulut yang menyeringai, memperlihatkan deretan gigi besar yang tak beraturan. Mereka juga memiliki ekor seperti sengat kalajengking.

“Itu pikiran iseng saya saja. Saya membayangkan seorang profesor, seorang tokoh komik, salah membuat resep,” kata Krisna Widiathama.

Figur-figur aneh yang muncul pada karya Krisna pada pameran ini tak lepas dari keseharianya yang berada di luar arus besar masyarakat, khususnya pada selera musik dan komik underground. Namun, Krisna tak sekadar memindahkan figur kartun underground ke atas kanvas. Ia mengubah dan mengawinkannya dengan bentuk-bentuk lain sehingga muncul figur baru. “Saya selalu tidak puas dengan bentuk-bentuk yang sudah mapan dari figur-figur populer,” ia menjelaskan,

Keisengan Krisna tak hanya sebatas pada kartun Jepang. Ia bahkan membenturkan agama dan seks pada karyanya yang berjudul Orgasmic Trancendent to Golgota. Menurut Krisna, kondisi trance dicapai melalui meditasi atau ritual agama. Krisna juga berpendapat, orgasme juga bisa membuat seseorang dalam kondisi trance. Maka, muncullah sosok yang dalam kondisi trance, sedang mencekik malaikat dengan tiga salib di keningnya.

Tiga salib itu mengingatkan pada bukit Golgota, tempat penyaliban Yesus Kristus. “Ini hanya pikiran nakal saya dalam memainkan simbol. Tidak ada maksud lain yang lebih dalam,” katanya.

Makhluk-makhluk aneh itu kembali muncul dalam karya-karya grafis hitam-putih dengan teknik cukil kayu, seperti pada karya Mutant Land Series yang terdiri atas enam panel. Juga pada satu karya tiga dimensi Peasant Hospitality dari kayu jati dikombinasi resin dan stainless steel.

Posisi Krisna, yang tidak ingin berada di arus utama dunia seni rupa, dibuktikan dengan tiga buah karya printing ink di atas MDF (jenis bahan yang lebih keras dari hard board). MDF biasanya dipakai sebagai cetakan dan kemudian dibuang setelah selesai untuk mencetak karya grafis dengan teknik cukil kayu. “Saya justru menbuat karya di atas media yang biasanya dibuang,” ujarnya.

Menurut kurator Rain Rosidi, karya-karya Krisna pada pameran ini menampilkan tema-tema kekerasan dari dunia fantasi dengan latar belakang musik dan kartun kegemarannya. “Segala bentuk kekejian, kekerasan, ketidaknyamanan itu dikelola dengan baik oleh Krisna melalui gaya visualisasinya,” tulis Rain Rosidi dalam katalog pameran.

sumber: tempointeraktif.com

13 apresiator:

  1. tapi sayangnya g ada gambarnya nih jadi g bisa liat deh

    BalasHapus
  2. idenya brilian van, eh iya gimana kabarnya sekarang sahabat

    BalasHapus
  3. Kayanya karya nya menarik.... Apa pamerannya masing berlangsung sob....kalau masih bisa di beritahukan tempatnya...!!! chugy tertarik kalau untuk karya seni...!!!

    Info yang menarik ...!!

    BalasHapus
  4. Keisengan Krisna Widiathama, yang menghasilkan karya hebat.

    Alhamdulillah sudah bisa update blog kembali, bertanda keadaannya baik-baik saja, hanya doa dari kami semua...Amiin.

    BalasHapus
  5. iya mas,..kko gak ada gambarnya ? kita jadi gak bisa liat nih...seperti apa?

    BalasHapus
  6. wah, saya jadi penasaran karena gak ada gambarnya..

    BalasHapus
  7. semakin penasaran dengan karya2 si perupa ituh...
    ps: datang mengetuk pintu rumah mayamu , mengingatkan postingan bersama 1 juli nanti yaaa

    BalasHapus
  8. Sama dengan Trimatra, saya penasaran van sama Krisna ini. Senang melihat postingan Ivan lagi. Semoga sehat wal afiat ya sobat.

    BalasHapus
  9. wah sayang nggak ada contoh lukisannya disini..

    BalasHapus
  10. Pengen banget lihat karyanya Krisna ini.. Sptnya keren bgt.

    BalasHapus
  11. apa kabarnya, deng ivan?
    semoga ttp semangat. ^^

    BalasHapus
  12. wah... keren mas... sayangnya memang nggak ada foto-fotonya...

    BalasHapus