Hot!

Dul Abdul Rahman Menulis Sederas Sungai Lolisan

Saya merasa nyaman jika menjulukinya "penulis rindu" diakibatkan kebanyakan diksi maupun judul karyanya seringkali -atau mungkin tidak sengaja- menggunakan kata "rindu" tapi entahlah dia setuju atau tidak. Dia banyak menulis tentang banyak hal dari kampung halamannya. Novel dan cerpennya mengalir sederas Sungai Lolisan yang ada di desa kelahirannya,Tibona, Kecamatan Bulukumpa, Bulukumba.

Dul Abdul Rahman bekerja sebagai sastrawan, peneliti, dan dosen. Tulisan-tulisannya tersebar di media nasional dan lokal di Indonesia dan Malaysia.

Buku-buku sastranya yang sudah terbit:  
Lebaran Kali Ini Hujan Turun (Kumpulan Cerpen, Makassar 2006);  
Pohon-Pohon Rindu (Novel, Jogjakarta 2009);  
Daun-Daun Rindu (Novel, Jogjakarta 2010);  
Perempuan Poppo (Novel, Jogjakarta 2010).

Dua novelnya segera terbit di Jakarta dan Jogjakarta: Pohon-Pohon Meranggas dan Hutan Rindu.

Novelnya Pohon-Pohon Rindu sudah dijadikan rujukan penulisan skripsi oleh mahasiswa, sedangkan Daun-Daun Rindu dijadikan rujukan oleh seorang mahasiswa program doctor Universiti Malaya yang melakukan penelitian hubungan Indonesia-Malaysia (lebih spesifik hubungan Bugis-Melayu).

Alamat surat elektronik: dulabdul@gmail.com atau bisa berkomunikasi dengan beliau melalui Facebooknya.

15 apresiator:

  1. terimakasih informasinya mas saya baru tau nih nama Dul Abdul Rahman

    BalasHapus
  2. Dul Abdul Rahman memang markotop. Salah seorang sastrawan terpenting Sulsel.

    BalasHapus
  3. Perempuan Poppo, novel yang 'mistis' kayaknya nih...

    BalasHapus
  4. Kereennn..! Salam sukses buat pak Dul. Bangga punya orang sekampung seperti bapak.

    BalasHapus
  5. hmmm,,,liat profilnynya,,rasanya pengen jajal tuh buku,,hehehe,,, :),,met pagi,,happy blogingkawan :_)

    BalasHapus
  6. wah, jangan2 sering menaruh rindu kali. hehe...

    BalasHapus
  7. satu rasa bernama rindu yang menjadi sebuah buku... kereeeen >.<

    BalasHapus
  8. wah...saya baru tau nih sama orang ini,
    hxs ya infonya...

    BalasHapus
  9. referensi baru nihh....:)
    mas ivan ktanya puisi joni di bacain di RCa y?? hehe btw yg mana yaa?? thankz alot...:)

    BalasHapus
  10. Terima kasih buat Saudaraku Ivan Kavalera yang memuat profilku disini. Buat kawan-kawan yang sudah memberi komen, salam kenal! Tabek... dul abdul rahman

    BalasHapus
  11. datang berdendang tengah malam

    BalasHapus
  12. mantappp....sepertinya sy susah mengejar dlm 5 tahun ini....

    BalasHapus
  13. banyak makna yg kita bisa kaji di dalamnya....

    BalasHapus