
Keberadaan dewan ketahanan budaya ini nantinya dapat menjadi sarana sekaligus media untuk memelihara dan menjadi pusat kebudayaan di Sulsel. Selama ini tidak adanya wadah yang menjadi induk kebudayaan membuat kecenderungan semakin terancamnya budaya Sulsel, tidak hanya di mata masyarakat dunia, melainkan juga masyarakat Sulsel sendiri.
Pengembangan kearifan-kearifan lokal yang relevan dan kontekstual, memiliki arti penting bagi berkembangnya suatu bangsa, terutama jika dilihat dari sudut ketahanan budaya, serta untuk identitas daerah itu sendiri.
Kearifan-kearifan lokal dapat menjadi landasan bagi pembentukan jati diri bangsa secara nasional yang sering kali berfungsi sebagai sumber atau acuan bagi penciptaan-penciptaan baru. Misalnya, dalam bahasa, seni dan bahkan teknologi yang kemudian ditampilkan dalam perikehidupan lintas budaya. Tersisa satu pertanyaan yang akan sering mengusik di masa-masa yang akan datang, mampukah dewan ketahanan budaya lebih sigap dibanding dewan kesenian?
semoga bukan hanya wacana tanpa realitas
BalasHapusmemang perlu dewan seperti ini semoga bisa menjalankan fungsinya dengan baik
BalasHapussemoga secepatnya di realisasikan.
BalasHapussalam sobat
BalasHapussemoga rencana pemerintah sulawesi selatan terwujud.
agar melestarikan budaya khasnya.
ada masalah di blogku om
BalasHapusSemoga dewan ketahanan budaya dapat menjalankan visi dan missinya dengan baik...
BalasHapusBeda tugas antara dewan ketahanan budaya dan dewan kesenian apa ya...?
BalasHapusselamat tahun baru~~ :)
BalasHapus