Hot!

Gerakan Sastra Digital


Beberapa gerakan dari para penggiat sastra tanah air mungkin telah menemukan gairahnya kembali. Salah satunya berupa sastra dalam bentuk digital. Meski sudah bukan hal baru sebab banyak penggiat sastra telah melakukannya sejak tahun 1970-an.

Di beberapa situs terkemuka seperti youtube, narsis.tv, facebook, blog dan lain-lainnya dengan mudah ditemukan publikasi puisi dalam format digital. Bisa berupa pembacaan karya puisi yang direkam dalam sebuah kaset atau CD maupun melalui video art dengan teknologi multimedia.



Almarhum WS Rendra adalah salah seorang yang telah melakukan gerakan ini. Sejak berusia muda Rendra telah merilis album puisinya dalam bentuk kaset/CD. Pemasarannya sudah mencapai beberapa beberapa negara di Asia dan Eropa. Tidak hanya dalam bentuk rekaman suara, ketika masih muda usia, ia pun telah melangkah lebih jauh dengan mempublikasikan puisinya dalam bentuk video klip di YouTube.

Saat ini puluhan anak muda di tanah air juga telah mengikuti jejak Rendra. Mereka juga telah berani mempublikasikan rekaman sastra digital di radio, blog,  4shared dan facebook  Media yang lebih beragam dan sistem jaringan yang lebih luas di era teknologi informasi memungkinkan gerakan ini menemukan formulasi yang tepat. Distribusi dan kampanye sudah dapat dilakukan secara online.

Sebutan sastra digital sebenarnya masih bisa mengundang perdebatan panjang. Mengingat belum adanya teori baku yang mengaturnya. Namun satu catatan penting untuk gerakan ini, menikmati sastra digital sungguh berbeda dengan cara menikmati teksnya secara langsung. Sebagai sekedar contoh, salah satu karya sastra digital dapat didownload di 4shared ini.  Atau anda mungkin ingin menikmati  karya sastra digital dari  seorang  sahabat blogger kita, mbak Latifah Hizboel.  Prosa liriknya juga dapat didownload di 4shared.


24 apresiator:

  1. Mantap mas, sastra di majukan dgn cara di gital mengikuti perkembangan zaman.....btw makasih utk link downloadnya..

    BalasHapus
  2. ASsalamu'alaikum...

    Sebelumnya, minta maaf mas karena selalu hadir terlambat. Sering gak bisa bagi waktu antara BW, main FB dan gawe. Jadi sering terlantar.. :(

    Sastra digital, keren banget mas. Makasih Infonya...

    BalasHapus
  3. hello, mohon dukungan temen2 blogger untuk VOTE blog ku untuk menang award, hadiahnya 100% di sumbangkan di website itu sendiri untuk mensupport 'FIGHT GLOBAL HUNGER' program.
    mohon dukungannya pls visit my blog for more details. thank you.
    *by RichaRie*

    BalasHapus
  4. kali ini cuma bisa mampir sebentar :)

    salam kenal dulu.

    BalasHapus
  5. Terimakasih sharingnya bro.Met tahun baru ya.

    BalasHapus
  6. SASTRA UP TO DATE YAH...............

    BalasHapus
  7. hebatnya mbak ateh sudah punya sastra digital gimana caranya van kalau kita pingin kayak mbak ateh gitu

    BalasHapus
  8. sastra digital very futuristic

    BalasHapus
  9. nice info Gan..!
    BTW, di mana saya bisa dapat mp3 nya puisi Alm. Rendra?

    saya suka cara dan suaranya dalam membaca puisi..!

    BalasHapus
  10. Bang Munir : Saya rekam hanya via Hanphone,lalu saya transfer ke komputer lalu di copy dengan software dari Roxio.Hanya dengan langkah itu saja saya buat rekaman prosa digital .

    Buat Ivan kavalera > makasih reviewnya ,rekamanku udah kemana-kemana ya ,hehe jadi malu.

    BalasHapus
  11. dunia sastra memang mesti berdialektika dengan perkembangan masyarakat.....artikel yang sangat menarik....selamat tahun baru..sukses selalu

    BalasHapus
  12. keren.serba canggih ya sekarang. sastra pun digital. kayak kamera aja.

    BalasHapus
  13. Siip, saya download nanti. Gerakan sastra digital, semoga makin menggeliat.

    BalasHapus
  14. Salah satu tempat untuk promosi adalah lewat FB..

    BalasHapus
  15. Segera aku download, semakin mudah menikmati karya sastra!

    BalasHapus
  16. Sosok yg Luar Biasa menurut saya..

    Langsung Ke TKP aja dh

    BalasHapus
  17. Ulasan yang mantab Bung Ivan. Saya pernah nonton tuh videonya saat di tayangkan televisi waktu wafatnya Rendra. Keknya di ambil dari yuotube.
    Banyak cara untuk berekpresi saat ini rupanya. mantab.

    BalasHapus
  18. Oya Met tahun baru ya ( sory terlambat) Coz inet yang lemot sekarang ditambah kompinya mati lai hiks.

    BalasHapus
  19. Sastra Buat Saya Sangat Dinamis. Tergantung bagaimana menafsirkannya

    BalasHapus
  20. semakin canggih aja ya mas ivan.. cara untuk bisa menikmati sastra..

    BalasHapus
  21. mas ivan ngga pengen bikin novel digital? hehe

    BalasHapus
  22. masih belum paham sob maksuddnya sastra digital, mohon d kasih pencerahan

    BalasHapus