Hot!

Tari Teatrikal Teater Kampong di Festival Phinisi 2010


Teater Kampong mementaskan "Tari Teatrikal Talenta Panrita Lopi" sebagai salah satu kerja kreatif seniman-seniman lokal dalam Festival Phinisi 2010 di Bira, Bulukumba. Festival Phinisi 2010 berlangsung sepanjang 22-25 Oktober. Perhelatan tersebut diwarnai mozaik kegiatan yang didominasi identifikasi perahu phinisi sebagai ikon acara tersebut. Semisal Pabbitte Passapu dan Lomba Miniatur Perahu Phinisi dan lain-lainnya.

Pementasan "Tari Teatrikal Talenta Panrita Lopi" disutradarai oleh Dharsyaf Pabottingi, instrumen musik oleh Mattawang Daeng Maddatuang dan kawan-kawan serta Umbo sebagai koreografer.

Pementasan Teater Kampong kali ini merupakan hasil kolaborasi dengan Kelompok Studi sastra dan Teater Kampus STKIP Muhamamadiyah Bulukumba. Teater Kampong masih seperti magma sebagaimana even-even sebelumnya. Sejak berdiri di Bulukumba pada tahun 1979 di bawah tangan dingin seniman-budayawan-teaterawan, Dharsyaf Pabottingi, Teater Kampong telah meraih berbagai penghargaan di tingkat regional dan nasional. 

Hingga kini Teater Kampong masih tetap rutin menyelenggarakan festival teater tahunan serta pelatihan teater pelajar dan mahasiswa di Bulukumba. Ketika dunia teater mengalami titik-titk cukup menyakitkan  dalam  kegelisahan global justru Teater Kampong masih seperti karang. Masih kokoh berjaga di bawah daun-daun kelapa, di atas pasir putih dan perahu Phinisi.

7 apresiator:

  1. Selamat kepada Teater Kampong Bulukumba, semoga sukses selalu menyertai. Khusus kepada pengelola situs web ini, kalau bisa usul, sebaiknya setiap berita, informasi, atau tulisan yang dimuat / dilansir hendaknya jelas siapa yang memberikan keterangan atau penulisnya, trims....... (asnawin)

    BalasHapus
  2. semoga teater tersebut akan terus berkibar dan berjaya

    BalasHapus
  3. Hai,

    Sudah lama aku nggak blogwalking. Karena memang dah lama juga nggak blogging. Hehehehehe.... Datang sekedar menyapa. Semoga dirimu sehat dan selalu bahagia.... dan semoga belum lupa dengan persahabatan kita.

    :)

    Salam,

    Ninneta

    BalasHapus
  4. hebat bang....kebetulan tadi malam gladi teaternya u/ persiapan penutupan sempat nonton , semoga teater tersebut akan dilanjutnya untuk generasi muda atau perlu di buatkan staf pengajar untuk seni kebudayaan Kab.Bulukumba

    BalasHapus
  5. tarian seperti ini harus dilestarikan agar tetap ada

    BalasHapus